Analisis Autentikasi Makanan: Minyak dan Lemak - UGM Press
Analisis Autentikasi Makanan: Minyak dan Lemak Penulis: Abdul Rochman , Sugeng Riyanto Cetakan Pertama, Desember 2019 Tebal 202 halaman Ukuran 15,5 cm x 23 cm P...
| ISBN/SKU | - |
| Penerbit | |
| Stok | ✅ Tersedia (Ready Stock) |
Transaksi Aman & Terenkripsi
Deskripsi Lengkap
Analisis Autentikasi Makanan: Minyak dan Lemak
Penulis: Abdul Rochman , Sugeng Riyanto Cetakan Pertama, Desember 2019 Tebal 202 halaman Ukuran 15,5 cm x 23 cm Penerbit Gadjah Mada University Press
Keuntungan yang diperoleh dari industri makanan relatif kecil dibandingkan dengan keuntungan dari sektor lain, seperti sektor farmasi. Kenyataan ini mendorong para pelaku pasar dan produsen makanan melakukan pemalsuan produk makanan untuk memperoleh keuntungan yang besar. Salah satu komoditas pangan yang dipalsukan adalah minyak dan lemak makan (edible oils and fats). Sebagai contoh, minyak zaitun yang harganya mahal dapat dipalsukan dengan minyak sawit yang harganya sepersepuluh dari minyak zaitun. Bayangkan berapa keuntungan yang diperoleh jika seorang penjual minyak zaitun menyampur minyak zaitun dengan minyak sawit 1: 1, maka keuntungannya akan sangat besar sekali. Oleh karena itu diperlukan suatu metode analisis, baik secara fisika-kimia atau biologi molekuler untuk mendeteksinya.
Buku ini membahas autentikasi makanan dengan berbagai teknik analisis seperti spektroskopi, kromatografi, differential scanning calorimetry, dan real-time polymerase chain reaction. Pada bagian pertama buku ini, diuraikan autentikasi minyak dan lemak. Dalam buku ini juga diuraikan prosedur analisis autentikasi minyak dan lemak sehingga memudahkan pembaca untuk melakukan analisis.
Analisis Autentikasi Makanan: Minyak dan Lemak
Penulis: Abdul Rochman , Sugeng Riyanto Cetakan Pertama, Desember 2019 Tebal 202 halaman Ukuran 15,5 cm x 23 cm Penerbit Gadjah Mada University Press
Keuntungan yang diperoleh dari industri makanan relatif kecil dibandingkan dengan keuntungan dari sektor lain, seperti sektor farmasi. Kenyataan ini mendorong para pelaku pasar dan produsen makanan melakukan pemalsuan produk makanan untuk memperoleh keuntungan yang besar. Salah satu komoditas pangan yang dipalsukan adalah minyak dan lemak makan (edible oils and fats). Sebagai contoh, minyak zaitun yang harganya mahal dapat dipalsukan dengan minyak sawit yang harganya sepersepuluh dari minyak zaitun. Bayangkan berapa keuntungan yang diperoleh jika seorang penjual minyak zaitun menyampur minyak zaitun dengan minyak sawit 1: 1, maka keuntungannya akan sangat besar sekali. Oleh karena itu diperlukan suatu metode analisis, baik secara fisika-kimia atau biologi molekuler untuk mendeteksinya.
Buku ini membahas autentikasi makanan dengan berbagai teknik analisis seperti spektroskopi, kromatografi, differential scanning calorimetry, dan real-time polymerase chain reaction. Pada bagian pertama buku ini, diuraikan autentikasi minyak dan lemak. Dalam buku ini juga diuraikan prosedur analisis autentikasi minyak dan lemak sehingga memudahkan pembaca untuk melakukan analisis.