Fenomena Korupsi dari Sudut Pandang Epidemiologi
Penulis : Maharso & Tomy Sujarwadi xii, 148 hlm.; Uk:14x20 cm ISBN 978-602-475-326-9 Cetakan Juni-2018. Korupsi adalah merupakan kata yang sering kita dengar; t...
| ISBN/SKU | - |
| Penerbit | |
| Stok | ✅ Tersedia (Ready Stock) |
Transaksi Aman & Terenkripsi
Deskripsi Lengkap
Buku Fenomena Korupsi dari Sudut Pandang Epidemiologi
Penulis : Maharso & Tomy Sujarwadi xii, 148 hlm.; Uk:14x20 cm ISBN 978-602-475-326-9 Cetakan Juni-2018.
Korupsi adalah merupakan kata yang sering kita dengar; terhadap korupsi siapapun kita berpeluang dan berkesempatan untuk bisa melakukannya; korupsi waktu, korupsi kehadiran, korupsi saat berbelanja terhadap suami/istri, anak, bapak/ibu, orangtua, saudara, sahabat, kenalan, kelompok, dan yang lebih besar terhadap masyarakat luas, korupsi dalam pembagian warisan, jadwal kerja, dan lain-lain. Korupsi dapat terjadi pada seluruh aspek kehidupan, sehingga terkadang kita tidak menyadari bahwa kita melakukannya; pada umumnya yang disoroti hanya korupsi yang dilakukan oleh mereka yang punya kewenangan baik pada sektor pemerintah, maupun swasta; tapi kita lupa bahwa diri kita juga sering melakukan korupsi sebagai pribadi dalam kehidupan sehari hari.
Buku Fenomena Korupsi dari Sudut Pandang Epidemiologi
Penulis : Maharso & Tomy Sujarwadi xii, 148 hlm.; Uk:14x20 cm ISBN 978-602-475-326-9 Cetakan Juni-2018.
Korupsi adalah merupakan kata yang sering kita dengar; terhadap korupsi siapapun kita berpeluang dan berkesempatan untuk bisa melakukannya; korupsi waktu, korupsi kehadiran, korupsi saat berbelanja terhadap suami/istri, anak, bapak/ibu, orangtua, saudara, sahabat, kenalan, kelompok, dan yang lebih besar terhadap masyarakat luas, korupsi dalam pembagian warisan, jadwal kerja, dan lain-lain. Korupsi dapat terjadi pada seluruh aspek kehidupan, sehingga terkadang kita tidak menyadari bahwa kita melakukannya; pada umumnya yang disoroti hanya korupsi yang dilakukan oleh mereka yang punya kewenangan baik pada sektor pemerintah, maupun swasta; tapi kita lupa bahwa diri kita juga sering melakukan korupsi sebagai pribadi dalam kehidupan sehari hari.