Kabar-Kabur Tanah Bergoyang Gambut Dan Bencana
Penulis: Makruf Maryadi Siregar Ukuran : xvi, 181 hlm, Uk: 14x20 cm ISBN : 978-623-02-0717-4 Cetakan Pertama : Februari 2020 Sinopsis: Gambut adalah ekosistem l...
| ISBN/SKU | - |
| Penerbit | |
| Stok | ✅ Tersedia (Ready Stock) |
Transaksi Aman & Terenkripsi
Deskripsi Lengkap
Buku Kabar-Kabur Tanah Bergoyang Gambut Dan Bencana
Penulis: Makruf Maryadi Siregar
Ukuran : xvi, 181 hlm, Uk: 14x20 cm
ISBN : 978-623-02-0717-4
Cetakan Pertama : Februari 2020
Sinopsis:
Gambut adalah ekosistem lahan basah yang unik, dan memiliki potensi besar terhadap kehidupan manusia. Dalam perubahan iklim, gambut dianggap sebagai ekosistem penting yang dapat memberikan sumbangan signifikan terhadap kestabilan iklim global. Gambut terbentuk dari sisi-sisa bagian tanaman yang tidak terdekomposisi secara sempurna, dan butuh waktu yang sangat lama, sekitar 3000-5000 tahun, dengan laju pembentukan sekitar 2-4 mm per tahun. Pada daerah tropis, gambut terbentuk dari batang, cabang dan akar tumbuhan yang memiliki kadar lignin yang tinggi, sehingga cenderung kurang subur, jika dibandingkan dengan gambut di daerah sub tropis, yang sebagian besar terbentuk dari bahan yang lebih halus serta memiliki kadar kandungan selulosa dan hemiselulosa yang lebih tinggi (Parish, 2002).
Buku Kabar-Kabur Tanah Bergoyang Gambut Dan Bencana
Penulis: Makruf Maryadi Siregar
Ukuran : xvi, 181 hlm, Uk: 14x20 cm
ISBN : 978-623-02-0717-4
Cetakan Pertama : Februari 2020
Sinopsis:
Gambut adalah ekosistem lahan basah yang unik, dan memiliki potensi besar terhadap kehidupan manusia. Dalam perubahan iklim, gambut dianggap sebagai ekosistem penting yang dapat memberikan sumbangan signifikan terhadap kestabilan iklim global. Gambut terbentuk dari sisi-sisa bagian tanaman yang tidak terdekomposisi secara sempurna, dan butuh waktu yang sangat lama, sekitar 3000-5000 tahun, dengan laju pembentukan sekitar 2-4 mm per tahun. Pada daerah tropis, gambut terbentuk dari batang, cabang dan akar tumbuhan yang memiliki kadar lignin yang tinggi, sehingga cenderung kurang subur, jika dibandingkan dengan gambut di daerah sub tropis, yang sebagian besar terbentuk dari bahan yang lebih halus serta memiliki kadar kandungan selulosa dan hemiselulosa yang lebih tinggi (Parish, 2002).
Buku Lain dari Kategori Ini
Lihat semua →