Kinerja dan Kemacetan Lalu Lintas Pada Area Bukaan Median - BW
Buku Kinerja dan Kemacetan Lalu Lintas Pada Area Bukaan Median U-Turn Penulis: Ilham Syafey Lambang Basri Said ISBN: 978-623-02-4400-1 Ukuran: xvi, 129 hlm, 142...
| ISBN/SKU | - |
| Penerbit | Deepublish |
| Stok | ✅ Tersedia (Ready Stock) |
Transaksi Aman & Terenkripsi
Deskripsi Lengkap
Buku Kinerja dan Kemacetan Lalu Lintas Pada Area Bukaan Median U-Turn
Penulis: Ilham Syafey Lambang Basri Said ISBN: 978-623-02-4400-1 Ukuran: xvi, 129 hlm, 1420 cm Tahun Terbit 2022 Penerbit Deepublish Isi Kertas Hitam Putih Pertumbuhan penduduk memicu pertumbuhan volume kendaraan dan tidak diiringi dengan pengembangan kapasitas ruas jalan, pada akhirnya menimbulkan kemacetan khususnya pada kota-kota besar di Indonesia. Akibat kemacetan, pergerakan masyarakat perkotaan justru cenderung melakukan perjalanan sebagai tujuan dalam beraktivitas sehari-hari dengan menggunakan kendaraan pribadi. Penggunaan kendaraan pribadi merupakan pilihan masyarakat akibat kemacetan dalam melakukan perjalanan menuju tujuan. Di sisi lain, keberadaan angkutan umum baik mikrolet maupun Bus Rapid Transit (BRT) belum mampu memenuhi harapan masyarakat dalam pelayanan.
Penelitian yang dilakukan penulis ingin melihat sejauh mana keinginan masyarakat untuk menggunakan angkutan umum, dengan melihat tiga variabel hipotesis: Variabel Minat, Variabel Kemampuan Biaya, dan Variabel Kesediaan. Hasil yang diperoleh memberikan tiga hasil: 1) sangat berminat, 2) cukup mampu pada aspek biaya, dan 3) cukup bersedia menggunakan angkutan umum.
Buku Kinerja dan Kemacetan Lalu Lintas Pada Area Bukaan Median U-Turn
Penulis: Ilham Syafey Lambang Basri Said ISBN: 978-623-02-4400-1 Ukuran: xvi, 129 hlm, 1420 cm Tahun Terbit 2022 Penerbit Deepublish Isi Kertas Hitam Putih Pertumbuhan penduduk memicu pertumbuhan volume kendaraan dan tidak diiringi dengan pengembangan kapasitas ruas jalan, pada akhirnya menimbulkan kemacetan khususnya pada kota-kota besar di Indonesia. Akibat kemacetan, pergerakan masyarakat perkotaan justru cenderung melakukan perjalanan sebagai tujuan dalam beraktivitas sehari-hari dengan menggunakan kendaraan pribadi. Penggunaan kendaraan pribadi merupakan pilihan masyarakat akibat kemacetan dalam melakukan perjalanan menuju tujuan. Di sisi lain, keberadaan angkutan umum baik mikrolet maupun Bus Rapid Transit (BRT) belum mampu memenuhi harapan masyarakat dalam pelayanan.
Penelitian yang dilakukan penulis ingin melihat sejauh mana keinginan masyarakat untuk menggunakan angkutan umum, dengan melihat tiga variabel hipotesis: Variabel Minat, Variabel Kemampuan Biaya, dan Variabel Kesediaan. Hasil yang diperoleh memberikan tiga hasil: 1) sangat berminat, 2) cukup mampu pada aspek biaya, dan 3) cukup bersedia menggunakan angkutan umum.