Model Politik Kartel Dalam Pilkada Calon Tunggal Di Kabupaten Tas
Buku Model Politik Kartel Dalam Pilkada Calon Tunggal Di Kabupaten Tasikmalaya Penulis : Edi Kusmayadi, Subhan Agung dan Ahmad Satori Ukuran : x, 68 hlm, Uk: 15...
| ISBN/SKU | - |
| Penerbit | |
| Stok | ✅ Tersedia (Ready Stock) |
Transaksi Aman & Terenkripsi
Deskripsi Lengkap
Buku Model Politik Kartel Dalam Pilkada Calon Tunggal Di Kabupaten Tasikmalaya
Penulis : Edi Kusmayadi, Subhan Agung dan Ahmad Satori Ukuran : x, 68 hlm, Uk: 15.5x23 cm ISBN : 978-623-02-0015-1 Cetakan Pertama : September 2019
Buku Monograf ini, merupakan hasil penelitian dengan judul Model Politik Kartel dalam Pilkada Calon Tunggal di Kabupaten Tasikmalaya.
Buku ini menyajikan realitas dan dinamika politik kartel pada Pilkada dengan menggambarkan sikap, perilaku, interaksi dan komunikasi politik elit politik dan masyarakat, kecenderungan keberpihakan, kondisi psikologis, afiliasi politik, strategi partai politik dan tim sukses dalam upaya mendapat dukungan pemilih, partisipasi politik masyarakat pada pelaksanaan pilkada dengan calon tunggal, menjadi hal yang menarik untuk dibahas dan dianalisa dan dijadikan bahan masukan bagi pihak yang berhubungan dengan pesta demokrasi tersebut.
Buku Model Politik Kartel Dalam Pilkada Calon Tunggal Di Kabupaten Tasikmalaya
Penulis : Edi Kusmayadi, Subhan Agung dan Ahmad Satori Ukuran : x, 68 hlm, Uk: 15.5x23 cm ISBN : 978-623-02-0015-1 Cetakan Pertama : September 2019
Buku Monograf ini, merupakan hasil penelitian dengan judul Model Politik Kartel dalam Pilkada Calon Tunggal di Kabupaten Tasikmalaya.
Buku ini menyajikan realitas dan dinamika politik kartel pada Pilkada dengan menggambarkan sikap, perilaku, interaksi dan komunikasi politik elit politik dan masyarakat, kecenderungan keberpihakan, kondisi psikologis, afiliasi politik, strategi partai politik dan tim sukses dalam upaya mendapat dukungan pemilih, partisipasi politik masyarakat pada pelaksanaan pilkada dengan calon tunggal, menjadi hal yang menarik untuk dibahas dan dianalisa dan dijadikan bahan masukan bagi pihak yang berhubungan dengan pesta demokrasi tersebut.