Selamat Datang di Machidolia Bookstore

Temukan koleksi buku berkualitas hasil kurasi AI terbaik untuk masa depan Anda.

Kembali Belanja
Buku Referensi

Buku Moderasi Islam dan Kebebasan Beragama Perspektif Mohamed Yatim dan Thaha Jabir Al-Alwani

Rp157.000
ISBN/SKU -
Penulis Tim Penulis Machidolia
Penerbit -
Stok ✅ Tersedia (Ready Stock)
Jumlah:

Transaksi Aman & Terenkripsi

Video Promosi AI
Tonton Trailer Buku
yang Dibuat oleh AI ✨
Video promosi ini dibuat secara otomatis oleh Machidolia AI — menganalisis isi buku, menulis narasi, dan merender video sinetmatik dalam hitungan menit.
Unduh Video

Deskripsi Lengkap

Detail & Spesifikasi:

Penulis Dr. H. Mahmud Arif Institusi   Kategori Buku Referensi Bidang Ilmu Agama Islam ISBN 978-623-02-1817-0 Ukuran 15.5×23 cm Halaman x, 209 hlm Ketersediaan Pesan Dulu Tahun 2020

Sinopsis Buku Moderasi Islam dan Kebebasan Beragama Perspektif Mohamed Yatim dan Thaha Jabir Al-Alwani

Buku Moderasi Islam dan Kebebasan Beragama Perspektif Mohamed Yatim dan Thaha Jabir Al-Alwani Istilah wasathiyah (moderasi; moderatisme) tergolong sebagai istilah baru yang belum banyak ditemukan penggunaannya dalam khazanah fikih, bahasa, dan sastra klasik Islam. Namun demikian, muatan makna istilah ini dapat ditemukan dalam pelbagai istilah serupa yang telah lama populer, seperti al-‘adl, al-i’tidȃl, al-qisth, dan al-wazn. Banyaknya istilah serupa dalam khazanah klasik Islam yang mewadahi makna wasathiyah menunjukkan arti bahwa paham dan praktik moderat merupakan karakteristik utama keberislaman umat sejak masa-masa awal, sebagaimana diteladankan oleh Nabi saw., para sahabat, generasi salaf shȃlih, dan para pembaru muslim dari generasi ke generasi. Secara normatif, karakteristik Islam itu memang moderat dan secara historis pun moderasi merupakan arus utama keberislaman umat. Oleh karena itu, manakala muncul ekstremisme radikal maka hal ini adalah manifestasi ‘arus kecil’ yang akan berhadapan dengan kecenderungan moderat mayoritas umat Islam dalam pelbagai aspek kehidupan. Di antara ekses munculnya ekstremisme radikal, sebagian kalangan di Barat menganggap Islam sebagai agama anti HAM (Hak Asasi Manusia) dan sarang teroris. Alasannya, tidak sedikit penganut Islam membenarkan tindak kekerasan atas nama agama, baik terhadap penganut agama lain maupun sesama penganut Islam yang dinilai berpaham sesat. Menganut suatu keyakinan pada dasarnya adalah hak asasi setiap orang sehingga tidak dibenarkan siapapun melakukan kekerasan atau pemaksaan kehendak dalam masalah ini. Dengan tegas, Al-Qur’an menyatakan “tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang salah” (Qs. al-Baqarah/2: 256). Namun, ajaran dasar Al-Qur’an ini agaknya masih dilaksanakan setengah hati oleh sebagian umat Islam. Terbukti mereka jauh dari sikap moderat, bahkan cenderung mengambil sikap radikal dengan bertindak “atas nama Tuhan” untuk memaksa “kelompok lain” segera kembali ke jalan yang benar. Hal ini patut memantik kesadaran kita, jika demikian realitasnya benarkah keberagamaan kita sudah sejalan dengan ajaran Islam yang berlandaskan pada prinsip takhfîf wa rahmah (memberi keringanan, kemudahan, dan kasih sayang)? Buku Moderasi Islam dan Kebebasan Beragama Perspektif Mohamed Yatim dan Thaha Jabir Al-Alwani ini diterbitkan oleh Penerbit Buku Pendidikan Deepublish. Dapatkan buku-buku berkualitas hanya di Toko Buku Online Deepublish. Kami berfokus menjual buku-buku kuliah untuk Mahasiswa di seluruh Indonesia, dengan pilihan terlengkap kamu pasti mendapatkan buku yang Anda cari. Kelebihan kami : *Buku Baru *Original *Pengiriman Cepat *Stok selalu tersedia *Packing aman & rapi *Garansi 100% jika produk rusak/cacat/tidak sesuai KAMI GANTI atau UANG ANDA KEMBALI