Kembali Belanja
Sastra Disc 5%

Ngobrol Bareng Semar (Pitutur Romo Semar Kepada Bagong)

Rp99.000
Rp94.050

Penulis : Yuda, Jack & Wisnu Ukuran : xvi, 212 hlm, Uk: 14x20 cm ISBN : 978-623-02-0028-1 Cetakan Pertama : September 2019 Tokoh Punokawan tak bisa dipisahkan d...

ISBN/SKU -
Penerbit
Stok ✅ Tersedia (Ready Stock)
Pilih Format Buku:
Jumlah:

Transaksi Aman & Terenkripsi

Deskripsi Lengkap

Buku Ngobrol Bareng Semar (Pitutur Romo Semar Kepada Bagong)

Penulis : Yuda, Jack & Wisnu Ukuran : xvi, 212 hlm, Uk: 14x20 cm ISBN : 978-623-02-0028-1 Cetakan Pertama : September 2019

Tokoh Punokawan tak bisa dipisahkan dari seni wayang di Nusantara. Leluhur kita menciptakan sosok-sosok ini sebagai sosok yang anti mainstream diantara banyak tokoh dalam pewayangan yang berasal dari negeri asalnya, India. Mereka diciptakan sebagai pembeda dalam rangka pengayaan budaya berdasarkan pemahaman kearifan lokal. Selalu muncul dalam jalan cerita untuk menjadi semacam oase yang mendinginkan suasana. Semacam ice breaking dalam pagelaran wayang di sesi yang disebut Goro-Goro. Dalam pagelaran wayang sendiri, Punokawan juga memiliki tempat tersendiri di hati para penonton. Dengan tampilan yang lucu, aksen yang khas dan mengundang tawa, tingkah laku dan perangai yang mereka miliki membuat sesi kemunculan para Punokawan menjadi yang ditunggu-tunggu terutama oleh penonton anak-anak dan orang yang sudah sepuh. Mereka adalah Semar, Gareng, Petruk dan Bagong.

Buku Ngobrol Bareng Semar (Pitutur Romo Semar Kepada Bagong)

Penulis : Yuda, Jack & Wisnu Ukuran : xvi, 212 hlm, Uk: 14x20 cm ISBN : 978-623-02-0028-1 Cetakan Pertama : September 2019

Tokoh Punokawan tak bisa dipisahkan dari seni wayang di Nusantara. Leluhur kita menciptakan sosok-sosok ini sebagai sosok yang anti mainstream diantara banyak tokoh dalam pewayangan yang berasal dari negeri asalnya, India. Mereka diciptakan sebagai pembeda dalam rangka pengayaan budaya berdasarkan pemahaman kearifan lokal. Selalu muncul dalam jalan cerita untuk menjadi semacam oase yang mendinginkan suasana. Semacam ice breaking dalam pagelaran wayang di sesi yang disebut Goro-Goro. Dalam pagelaran wayang sendiri, Punokawan juga memiliki tempat tersendiri di hati para penonton. Dengan tampilan yang lucu, aksen yang khas dan mengundang tawa, tingkah laku dan perangai yang mereka miliki membuat sesi kemunculan para Punokawan menjadi yang ditunggu-tunggu terutama oleh penonton anak-anak dan orang yang sudah sepuh. Mereka adalah Semar, Gareng, Petruk dan Bagong.

Buku Lain dari Kategori Ini

Lihat semua →
Home Video Artikel Cart Profil

Daftar Putar Musik

Suka lagunya?
Yuk daftar untuk menyimpan lagu favoritmu!
Daftar Gratis

Lirik:

Loading...