Kembali Belanja
Sains & Teknologi Disc 5%

Buku Semiotika Dokumenter: Membongkar Dekonstruksi Mitos dalam Media Dokumenter

Rp70.000
Rp66.500

Pengarang Syaiful Halim Institusi   Kategori Buku Referensi Bidang Ilmu Ilmu Terapan ISBN 978-602-401-701-9 Ukuran 14×20 cm Halaman viii, 15...

Penulis Syaiful Halim
ISBN/SKU 978-602-401-701-9
Penerbit Penerbit Buku Pendidikan Deepublish
Stok ✅ Tersedia (Ready Stock)
Pilih Format Buku:
Jumlah:

Transaksi Aman & Terenkripsi

Deskripsi Lengkap

Pengarang Syaiful Halim
Institusi  
Kategori Buku Referensi
Bidang Ilmu Ilmu Terapan
ISBN 978-602-401-701-9
Ukuran 14×20 cm
Halaman viii, 152 hlm
Harga Rp 70.000
Ketersediaan Pesan Dulu
 Tahun Terbit  2017


Sinopsis Buku Semiotika Dokumenter: Membongkar Dekonstruksi Mitos dalam Media Dokumenter

Buku Semiotika Dokumenter: Membongkar Dekonstruksi Mitos dalam Media Dokumenter – Bermula dari foto-foto yang merangkai gerakan seekor kuda oleh Eadwear Muybridge, film yang direkam dengan kamera statis oleh Lumiere bersaudara pada 1895. 1 Film-film karya Dziga Vertov yang merekam revolusi Rusia pada 1917 (sutradara film-film bergaya cinéma-vérité Richard Leacock menyebut karya Vertov bersifat persuasif), film nonfiksi yang disebut travelog (potongan gambar berisikan budaya negara asing dan dan berbagai tempat eksotis), film dokumenter berkembang pesat dalam pelbagai pesan dan rupa seraya mengantarkan nama-nama semacam Robert Flaherty (kreator Nanook of the North pada 1922), John Grierson (kreator Drifters pada 1929),2 dan banyak nama lagi sebagai orang-orang berperan dalam perkembangan dunia film dokumenter. Dari sisi pesan, saya juga mencermati perubahan hakikat dari pesan itu sendiri, dari yang sekadar eksperimen fotografi, rekaman-rekaman bersifat entografis, rekaman-rekaman bersifat persuasif, hingga rekaman-rekaman bersifat propaganda. Pada 1935, Leni Reifenstahl (sutradara yang dianggap paling berpengaruh dan kontroversial di Eropa) membuat Triumph of the Will, yang berisikan rekaman rapat akbar partai di Nuremberg. Saat itu, karya Reifenstahl ini mengundang polemik dan perdebatan sengit sebagai film dokumenter bersifat propaganda. Banyak uraian yang menghadirkan pergerakan pesan-pesan film dokumenter yang kian ―seksi‖, dalam artian, tidak lagi sekadar rekaman-rekaman bertutur tentang estetisme alam atau budaya ala travelog, tapi menguat pada pesan-pesan yang bersifat persuasif dan propaganda. Terlebih lagi untuk situasi Amerika Serikat yang seakan sangat merasakan betul manfaat persuasif dan propaganda ini. Film De Antonio karya Emile de Antonio yang diilhami politik Marxis dan kritik intelektual terhadap kemunafikan Amerika bisa menjadi contoh kasus. Contoh paling baru, saya tidak akan mengabaikan film-film karya sutradara kontroversial Michael Moore melalui Roger and Me (1990), Bowling for Columbine (2002), hingga Fahrenheit 9/11 (2004), yang cukup dikenal oleh khalayak di tanah air. Kata kunci ―persuasif‖ dan ―propaganda‖ menjadi catatan penting dari uraian ini sebagai benang merah untuk menjumpai film-film yang merepresentasikan penanda-petanda kuasa hegemonik (dominasi secara budaya) media dokumenter.

Buku Semiotika Dokumenter: Membongkar Dekonstruksi Mitos dalam Media Dokumenter ini diterbitkan oleh Penerbit Buku Pendidikan Deepublish.

Dapatkan buku-buku berkualitas hanya di Toko Buku Online Deepublish. Kami berfokus menjual buku-buku kuliah untuk Mahasiswa di seluruh Indonesia, dengan pilihan terlengkap kamu pasti mendapatkan buku yang Anda cari.  

Buku Lain dari Kategori Ini

Lihat semua →
Disc 5%
Buku Mengenal Laundry
Sains & Teknologi
Buku Mengenal Laundry
Rp92.000
Rp87.400
Disc 5%
Buku Struktur Pneumatik dalam Arsitektur
Sains & Teknologi
Buku Struktur Pneumatik dalam Arsitektur
Rp87.000
Rp82.650
Disc 5%
Buku Kejamnya Sebuah Takdir
Sains & Teknologi 2017
Buku Kejamnya Sebuah Takdir
Rp62.500
Rp59.375
Home Video Artikel Cart Profil

Daftar Putar Musik

Suka lagunya?
Yuk daftar untuk menyimpan lagu favoritmu!
Daftar Gratis

Lirik:

Loading...