Ruang Opini Publik - L. Tri Wijaya N. Kusuma
Buku Ruang Opini Publik Penulis : L. Tri Wijaya N. Kusuma viii, 114 hlm, Uk: 14x20 cm ISBN :978-623-209-747-6 Cetakan Pertama :Juni 2019 Buku ini diharapkan dap...
| ISBN/SKU | - |
| Penerbit | |
| Stok | ✅ Tersedia (Ready Stock) |
Transaksi Aman & Terenkripsi
Deskripsi Lengkap
Buku Ruang Opini Publik
Penulis : L. Tri Wijaya N. Kusuma viii, 114 hlm, Uk: 14x20 cm ISBN :978-623-209-747-6 Cetakan Pertama :Juni 2019
Buku ini diharapkan dapat menambah wawasan bagi pembaca khususnya dikalangan para aktivis mengenai problematika kehidupan bermasyarakat khususnya di Indonesia dalam kehidupan sehari-hari serta pengolahan ide atau gagasan. Dalam pembuatan buku ini, kami ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan buku ini.
Tidak sedikit dari kita sebagai umat manusia yang menyadari bahwa salah satu nikmat Tuhan YME yang bernama ego dan hawa nafsu adalah dapat menjadi musuh terbesar dalam kehidupan kita. Ada pepatah yang mengatakan Seribu kawan terlalu sedikit, tapi satu musuh saja kebanyakan. Walaupun mungkin kita dapat menaklukan beribu-ribu musuh sekalipun dalam puluhan bahkan ratusan kali pertempuran, namun sesungguhnya pemenang pertempuran yang sebenarnya adalah orang yang dapat menaklukan dirinya sendiri atas ego dan hawa nafsu yang cenderung negatif. Menaklukan diri sendiri terkait ego dan hawa nafsu jauh lebih baik daripada menaklukkan hal lain.
Buku Ruang Opini Publik
Penulis : L. Tri Wijaya N. Kusuma viii, 114 hlm, Uk: 14x20 cm ISBN :978-623-209-747-6 Cetakan Pertama :Juni 2019
Buku ini diharapkan dapat menambah wawasan bagi pembaca khususnya dikalangan para aktivis mengenai problematika kehidupan bermasyarakat khususnya di Indonesia dalam kehidupan sehari-hari serta pengolahan ide atau gagasan. Dalam pembuatan buku ini, kami ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan buku ini.
Tidak sedikit dari kita sebagai umat manusia yang menyadari bahwa salah satu nikmat Tuhan YME yang bernama ego dan hawa nafsu adalah dapat menjadi musuh terbesar dalam kehidupan kita. Ada pepatah yang mengatakan Seribu kawan terlalu sedikit, tapi satu musuh saja kebanyakan. Walaupun mungkin kita dapat menaklukan beribu-ribu musuh sekalipun dalam puluhan bahkan ratusan kali pertempuran, namun sesungguhnya pemenang pertempuran yang sebenarnya adalah orang yang dapat menaklukan dirinya sendiri atas ego dan hawa nafsu yang cenderung negatif. Menaklukan diri sendiri terkait ego dan hawa nafsu jauh lebih baik daripada menaklukkan hal lain.