Kembali Belanja
Kedokteran Disc 5%

Mikroemulsi Ekstrak Bawang Tiwai Sebagai Pembawa Zat Warna, Antioksida

Rp96.000
Rp91.200

Judul: Mikroemulsi Ekstrak Bawang Tiwai Sebagai Pembawa Zat Warna, Antioksidan Dan Antimikroba Pangan Penulis: Suroto Hadi Saputra Ukuran: xii, 76, Uk: 15.5x23...

ISBN/SKU -
Penerbit
Stok ✅ Tersedia (Ready Stock)
Pilih Format Buku:
Jumlah:

Transaksi Aman & Terenkripsi

Deskripsi Lengkap

Judul: Mikroemulsi Ekstrak Bawang Tiwai Sebagai Pembawa Zat Warna, Antioksidan Dan Antimikroba Pangan Penulis: Suroto Hadi Saputra Ukuran: xii, 76, Uk: 15.5x23 cm ISBN: 978-623-02-0813-3 Cetakan Pertama: Maret 2020 Sinopsis: Ukuran partikel dapat di bagi dalam 2 ukuran yaitu mikropartikel dan nanopartikel. Mikropartikel didefinisikan sebagai partikel padat dengan ukuran 1-100 m dengan tidak mengubah sifat dan fungsinya. Pembuatan mikropartikel dapat dilakukan dengan teknik konvensional seperti penghancuran secara mekanis ( milling, cusher ), teknik presipitasi larutan organik (pemisahan fasa polimer, penguapan, atau ekstraksi pelarut), atau dengan teknik s p r a y d r yin g (Triastuti dan Sumarno, 2010). Nanopartikel adalah partikel berukuran 10-1000 nm yang mengandung senyawa murni dan bahan tambahan minimum untuk menstabilkan partikel. Nanopartikel merupakan dispersi partikulat yang sangat halus dengan ukuran partikel pada skala nanometer (Gao , e t al ., 2008). Nanopartikel mulai memungkinkan para ilmuwan, ahli kimia, dan dokter untuk bekerja di tingkat molekuler dan sel untuk menghasilkan penting di bidang ilmu pengetahuan dan kesehatan (Jain , e t al ., 2006; Stern dan Mcnelil, 2008). Nanopartikel merupakan partikel bentuk dengan ukuran sekitar 101000 nm (Mohanraj dan Chen, 2006). Nanoteknologi merupakan ilmu yang mempelajari partikel dalam rentang ukuran 1-1000 nm (Buzea , et al ., 2007). Nanopartikel merupakan partikel koloid padat dengan diameter 1-1000 mm di mana mengandung material yang dapat digunakan untuk pengobatan sebagai pembawa obat yang senyawa aktifnya telah terlarut dan encapsulated (Kurniasari dkk., 2017).

Judul: Mikroemulsi Ekstrak Bawang Tiwai Sebagai Pembawa Zat Warna, Antioksidan Dan Antimikroba Pangan Penulis: Suroto Hadi Saputra Ukuran: xii, 76, Uk: 15.5x23 cm ISBN: 978-623-02-0813-3 Cetakan Pertama: Maret 2020 Sinopsis: Ukuran partikel dapat di bagi dalam 2 ukuran yaitu mikropartikel dan nanopartikel. Mikropartikel didefinisikan sebagai partikel padat dengan ukuran 1-100 m dengan tidak mengubah sifat dan fungsinya. Pembuatan mikropartikel dapat dilakukan dengan teknik konvensional seperti penghancuran secara mekanis ( milling, cusher ), teknik presipitasi larutan organik (pemisahan fasa polimer, penguapan, atau ekstraksi pelarut), atau dengan teknik s p r a y d r yin g (Triastuti dan Sumarno, 2010). Nanopartikel adalah partikel berukuran 10-1000 nm yang mengandung senyawa murni dan bahan tambahan minimum untuk menstabilkan partikel. Nanopartikel merupakan dispersi partikulat yang sangat halus dengan ukuran partikel pada skala nanometer (Gao , e t al ., 2008). Nanopartikel mulai memungkinkan para ilmuwan, ahli kimia, dan dokter untuk bekerja di tingkat molekuler dan sel untuk menghasilkan penting di bidang ilmu pengetahuan dan kesehatan (Jain , e t al ., 2006; Stern dan Mcnelil, 2008). Nanopartikel merupakan partikel bentuk dengan ukuran sekitar 101000 nm (Mohanraj dan Chen, 2006). Nanoteknologi merupakan ilmu yang mempelajari partikel dalam rentang ukuran 1-1000 nm (Buzea , et al ., 2007). Nanopartikel merupakan partikel koloid padat dengan diameter 1-1000 mm di mana mengandung material yang dapat digunakan untuk pengobatan sebagai pembawa obat yang senyawa aktifnya telah terlarut dan encapsulated (Kurniasari dkk., 2017).

Buku Lain dari Kategori Ini

Lihat semua →
Home Video Artikel Cart Profil

Daftar Putar Musik

Suka lagunya?
Yuk daftar untuk menyimpan lagu favoritmu!
Daftar Gratis

Lirik:

Loading...