Kebijakan Penunjang Medis
Pengarang : Daniel Ginting ISBN 978-623-209-077-4 x, 331 hlm, Uk: 14x20 cm Cetakan Januari 2019 Rumah sakit merupakan institusi penyelenggara pelayanan kesehata...
| ISBN/SKU | - |
| Penerbit | |
| Stok | ✅ Tersedia (Ready Stock) |
Transaksi Aman & Terenkripsi
Deskripsi Lengkap
Buku Kebijakan Penunjang Medis
Pengarang : Daniel Ginting ISBN 978-623-209-077-4 x, 331 hlm, Uk: 14x20 cm Cetakan Januari 2019
Rumah sakit merupakan institusi penyelenggara pelayanan kesehatan yang kompleks sehingga memerlukan suatu manajemen yang baik. Rumah sakit menyelenggarakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, gawat darurat, tindakan medik yang dilaksanakan selama 24 jam melalui upaya kesehatan perorang. Dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan rumah sakit harus melakukan upaya peningkatan mutu pelayanan medis
serta pelayanan penunjang medis dan non medis melalui akreditasi atau program peningkatan mutu lainnya.
Kemajuan teknologi dibidang penunjang medis meliputi laboratorium (Kimia, Hematologi, Histopatologi, Bakteriologi, Virulogi) diagnostik imaging (Radiologi, Tomografi Radiosotop,
Ultrasonografi, CT-scan) kardiopulmoner berkembang sangat cepat. Buku Kebijakan Penunjang Medis Rumah Sakit (SNARS) menjabarkan pengelolaan penunjang medis sesuai dengan Kebijakan Penunjang Medis yang dituntut oleh Akreditasi Sistem SNARS/Akreditasi 2018 yang penulis susun berdasarkan pengalaman mengajar di Pascasarjana Universitas
Sari Mutiara Indonesia dan konsultan pendamping akreditasi beberapa rumah sakit di Sumatera Utara. Pembaca buku diharapkan bukan hanya mahasiswa tetapi praktisi yang
mempersiapkan akreditasi Rumah Sakit versi SNARS
Buku Kebijakan Penunjang Medis
Pengarang : Daniel Ginting ISBN 978-623-209-077-4 x, 331 hlm, Uk: 14x20 cm Cetakan Januari 2019
Rumah sakit merupakan institusi penyelenggara pelayanan kesehatan yang kompleks sehingga memerlukan suatu manajemen yang baik. Rumah sakit menyelenggarakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, gawat darurat, tindakan medik yang dilaksanakan selama 24 jam melalui upaya kesehatan perorang. Dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan rumah sakit harus melakukan upaya peningkatan mutu pelayanan medis serta pelayanan penunjang medis dan non medis melalui akreditasi atau program peningkatan mutu lainnya. Kemajuan teknologi dibidang penunjang medis meliputi laboratorium (Kimia, Hematologi, Histopatologi, Bakteriologi, Virulogi) diagnostik imaging (Radiologi, Tomografi Radiosotop, Ultrasonografi, CT-scan) kardiopulmoner berkembang sangat cepat. Buku Kebijakan Penunjang Medis Rumah Sakit (SNARS) menjabarkan pengelolaan penunjang medis sesuai dengan Kebijakan Penunjang Medis yang dituntut oleh Akreditasi Sistem SNARS/Akreditasi 2018 yang penulis susun berdasarkan pengalaman mengajar di Pascasarjana Universitas Sari Mutiara Indonesia dan konsultan pendamping akreditasi beberapa rumah sakit di Sumatera Utara. Pembaca buku diharapkan bukan hanya mahasiswa tetapi praktisi yang mempersiapkan akreditasi Rumah Sakit versi SNARS